Kuintet Shoegaze Asal Surabaya, Fleuro, Melepas Video Musik Single Perdana “Dead End”

Melalui patah hati, keputusasaan, dan kekacauan kita belajar mengenai cinta. Fleuro, band shoegaze Surabaya yang terbentuk pada tahun 2019 merilis video musik dari single pertamanya “Dead End”. Setelah merilis teaser video musik “Dead End” di kanal YouTube dan Instagram pada tanggal 10 Februari 2021, Fleuro merilis video musik “Dead End” pada tanggal 17 Februari 2021 di kanal YouTube milik Fleuro.

Video musik single “Dead End”

Dibentuk pada tahun 2019, Fleuro muncul dari Surabaya dengan membawakan lagu-lagu shoegaze di Surabaya. Terdiri dari 5 anggota, Jonathan (lead guitar), Gemilang (guitar), Ashor (bass), Zikri (drums), dan Amoretta (vocal). Semuanya dimulai dimana Jonathan awalnya mengundang Ashor dari Radlads untuk bergabung dalam bass. Kemudian mengajak Gemilang dan Zikri dari Seven to Sky untuk ikut bermain gitar dan drum. Lalu terakhir mengundang Amoretta yang mengambil alih vokal. Setelah berlatih, mengerjakan, dan menciptakan konsep dalam jangka waktu yang lama, Fleuro akhirnya merilis single baru pertamanya, “Dead End”, pada 4 November 2020. Setelah rilis lagu, Fleuro akhirnya merilis video musik dari single “Dead End” yang disutradarai oleh Bernardus Raka.

Single “Dead End” menceritakan tentang kisah melankolis yang parsial, sepihak, cinta bertepuk sebelah tangan antara mantan kekasih, siapa pun, atau apa pun, karena liriknya berlaku untuk siapa pun yang secara spiritual merasakan pengalaman yang sama. Lagu ini membawakan glazy ambient/noise dengan rasa rock dikombinasikan dengan shoegaze.

Perilisan video musik ini adalah sebuah pengejawantahan visualisasi atas rupa-rupa dari rasa kekecewaan. Beragam sudut pandang cerita yang ditawarkan dalam video musik “Dead End” adalah upaya untuk menggambarkan bagaimana patah hati datang dari beragam bentuk kekecewaan. Bisa dikatakan video musik ini mengambil sari dari lirik “Dead End” lalu divisualisasikan menjadi bentuk karya lainnya untuk melengkapi pengalaman pendengar lagu “Dead End” secara audiovisual.

Single “Dead End” melalui proses mixing dan mastering di ARTEFAKT Records dan telah dapat dinikmati di platform musik Spotify, Deezer, iTunes, dan Bandcamp. Video musik “Dead End” digarap oleh sang sutradara dengan dukungan dari Barokah Equipment, Pacu Co., KRULAIF, dan Penny Ready.

Fleuro:
+62895352346031 (Jonathan)
Email: naturalfleuro@gmail.com
Twitter: @naturelfleuro
Instagram: @naturelfleuro
YouTube: Fleuro

Leave a Reply