Bertepatan dengan Puncak Gerhana Matahari Terakhir di 2020, Monica Hapsari Luncurkan Single Pertama: “Chant of the Sun Scream”

Monica Hapsari di bawah bendera Orange Cliff Records asal Bandung, merilis single pertama proyek musik solonya berjudul “Chant of the Sun Scream” yang merupakan cover version dari lagu orisinil proyek solo musik Budi Candra Marcukundha bernama Svarghi, dengan judul yang sama, yang dirilis di tahun 2007 di dalam rilisan Mysteries dari Space Records.

Pada tanggal 14 Desember 2020, tepat terjadi fenomena alam gerhana matahari di konstelasi Opiuchus, zodiak tropikal di Sagittarius, yang merupakan gerhana terakhir di tahun 2020. Single ini pun dirilis di tanggal 14 Desember 2020 pada pukul 23:13:28 WIB, bertepatan dengan waktu puncak gerhana matahari ini terjadi. Sebagai penghormatan untuk fenomena alam, persembahan purifikasi untuk dirinya sendiri dan bentuk harapan untuk memulai siklus yang baru, bagi Monica.

Monica Hapsari memulai karir bermusik sejak tahun 2004 dengan bergabung dalam kolektif musik bernama Voyagers Of Icarie, di bawah naungan Budi Candra Marcukundha. Sejak itu, ia sempat bergabung dengan beberapa kolektif musik lain seperti Boys Are Toys, Pandai Besi dan sempat menyumbang vokal di dalam album Sinestesia oleh Efek Rumah Kaca. Sebagai pekerja seni visual dan suara, Monica sempat terlibat dalam beberapa proyek kolaborasi musik dengan beberapa kolektif lain, seperti White Shoes and the Couples Company, Goodnight Electric, The Upstairs, Sore, dan lain sebagainya. Monica juga berkolaborasi dalam pembuatan karya visual untuk beberapa kolektif seperti Los Skut Leboys Sore, Max Havelaar, Are You Alone, Monkey To Millionaire, Klarinet, Ninda Felina, Noh Saleh, Andien Aisyah, Trio Lestari, dan lain sebagainya.

Sejak 2018, Monica memulai proyek solo untuk musik dan suara. Mengutamakan eksperimen dengan improvisasi vokal, Monica memulai penampilan panggung di beberapa ajang, seperti menjadi penampil pembuka pada konser Mitski Live at Jakarta, Be The Cowboy Tour 2018, Chaos Non Musica Bali 2019, Art Jog 2018, Festival Seni Media Instrumenta di Galeri Nasional Indonesia, Festival Sacred Rhythm Reborn Unison 2020 oleh Sacred Bridge Foundation, dan lain sebagainya. Monica belum menelurkan rilisan musik resmi proyek solonya, hingga kini.

Bagi Monica, kementahan eksplorasi suara dengan segala kekurangannya, improvisasi langsung di panggung, merespon konteks dan bermain untuk menjelajah dan mempertanyakan bentuk-bentuk pakem musik yang ada saat ini, menjadi fokusnya dalam berkarya. Untuk menghargai kegagalan, kelemahan, ketidaksempurnaan dan kesalahan teknis sebagai bentuk proses, dan berhenti untuk mengejar kesempurnaan dan ‘keindahan’ dalam bermusik. Untuk memanusiakan suara, dengan segala kelemahannya, sebagai bentuk ekspresi internal diri dan tidak melulu impresi eksternal.

Monica menggunakan musik dan suara, sebagai alat untuk bereksperimen dan bertumbuh ke dalam dirinya sendiri. Sebagai media untuk mencari, siapa dirinya, dan apa tujuan dia dilahirkan. Dengan segala kegagalan dan kekurangannya.

Untuk single “Chant of the Sun Scream” sendiri, Monica berkolaborasi dengan rekan-rekan yang berbakat seperti Budi Candra Marcukundha (Voyagers of Icarie, Svarghi) untuk penulisan lagu dan lirik, Topan Daru (The Monophones) sebagai produser, Endira F. Julianda untuk arahan visual, Eldwin Pradipta untuk video lirik 360 derajat (segera dapat dinikmati di kanal YouTube), Dimas Martokusumo dari ALS Studio untuk proses perekaman, Deathless Ramz untuk proses mixing dan mastering di The Throne Room, Bob Edrian dan Anindito AR dari Orange Cliff Records.

Orange Cliff Records:
w.: +44-77-4844-9328 (Anindito Ar)
orangecliffrecords.com
Instagram: @orangecliff
Bandcamp: Orange Cliff Records
YouTube: Orange Cliff

Leave a Reply